Berita

Hasan Minhaj/Net

Dunia

Sindir Saudi, Komedian AS: Jangan Lupakan Yaman!

KAMIS, 03 JANUARI 2019 | 18:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Komedian Amerika Serikat Hasan Minhaj tmenanggapi keputusan Netflix untuk melarang episode acaranya, Patriot Act, di Arab Saudi.

Dalam sebuah unggahan di Twitter pada Rabu (2/1), menyebut bahwa larangan itu akan menjadi kontraproduktif.

"Jelas, cara terbaik untuk menghentikan orang menonton sesuatu adalah dengan melarangnya, menjadikannya tren online, dan kemudian meninggalkannya di YouTube," tulis Minhaj, berseloroh.


"Jangan lupa bahwa krisis kemanusiaan terbesar di dunia sedang terjadi di Yaman sekarang juga," tambahnya seperti dimuat Al Jazeera.

Dalam episode itu, Minhaj mengkritik Arab Saudi atas pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul pada bulan Oktober, serta partisipasi negara itu dalam perang di Yaman.

Pihak Netflix mengatakan telah memutuskan untuk menarik episode tersebut di Arab Saudi setelah menerima keluhan dari pihak berwenang, yang memperingatkan bahwa itu melanggar hukum anti-cybercrime negara itu.

Keputusan untuk melarang episode, yang diungkapkan oleh surat kabar Financial Times, memicu kemarahan online, dengan aktivis menuduh perusahaan menyensor dan memprioritaskan keuntungan dari prinsip. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya