Berita

Netflix/Net

Dunia

Diprotes Saudi, Netflix Hapus Komedi Satir Soal Pembunuhan Khashoggi

RABU, 02 JANUARI 2019 | 15:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Layanan video online, Netflix menghapus sebuah episode komedi satir yang mengkritik penguasa kerajaan Saudi dari streaming di negara tersebut.

Episode kedua Patriot Act yang menampilkan komedian Amerika Serikat Hasan Minhaj, dihapus setelah keluhan resmi bahwa dia telah melanggar hukum anti-cybercrime Saudi. Netflix mengkonfirmasi hal tersebut ke surat kabar Financial Times (FT) Inggris awal pekan ini.

Dimuat ulang BBC, dalam pernyataannya, Netflix mengatakan sangat mendukung kebebasan artistik tetapi harus mematuhi hukum setempat.


"Kami sangat mendukung kebebasan artistik di seluruh dunia dan hanya menghapus episode ini di Arab Saudi setelah kami menerima permintaan hukum yang valid dan untuk mematuhi hukum setempat," jelasnya.

Dalam episode yang telah dihapus, Minhaj mengkritik Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman atas pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul pada bulan Oktober lalu.

Dalam episode itu, Minhaj juga mengkritik keterlibatan Saudi dalam konflik di Yaman.

Netflix mengkonfirmasi telah menghapus episode minggu lalu setelah permintaan dari Komisi Komunikasi dan Teknologi Informasi kerajaan. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya