Berita

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Jakarta, Adi Prayitno/RMOL

Politik

PILPRES 2019

Pengamat: Gerakan #2019GantiPresiden Bisa Paradoks Jika..

SELASA, 01 JANUARI 2019 | 17:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Tahun 2019 akan menjadi puncak tahun politik. Gerakan #2019GantiPresiden dinilai akan semakin berkumandang karena efeknya luar biasa dan banyak masyarakat yang menginginkan.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Jakarta, Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (1/1).

"2019 akan menjadi puncak politik. Dua paslon akan memaksimalkan strateginya. Prabowo-Sandi sebagai penantang, tentu gelora ganti presiden akan terus dikumandangkan karena efeknya luar biasa. Banyak masyarakat yang ingin ganti presiden sejak 2018," ujar Adi.


Namun, menurut Adi, Prabowo-Sandi sebagai penantang harus mampu meyakinkan masyarakat dengan sejumlah program yang brilian agar mampu menggaet suara pemilih.

"Prabowo-Sandi sebagai penantang, harus mampu menggaet pemilih dengan tawaran program kerja briliyan untuk menjinakkan masyarakat yang ingin ganti presiden," tuturnya.

Lebih lanjut, Adi menilai gerakan #2019GantiPresiden merupakan gerakan paradoks jika Prabowo-Sandi tidak mampu memberikan tawaran program yang rasional agar meyakinkan calon pemilih.

"Ini bisa gerakan paradoks (#2019GantiPresiden), mereka belum tentu akan pilih Prabowo jika Prabowo-Sandi tidak memberikan tawaran program kerja yang rasional. Karena mereka mayoritas rasional," tandasnya. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya