Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Pertarungan Politik Tahun 2019 Lebih Seru

SELASA, 01 JANUARI 2019 | 12:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Pertarungan politik di tahun 2019 akan lebih serius dan nyata. Pasalnya sudah mendekati hari pencoblosan yang jatuh pada bulan 17 April mendatang.

Demikian disampaikan pemerhati politik sekaligus Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra, kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (Selasa, 1/1).  

"Di tahun 2019 suhu politik semakin tinggi dan semakin seru," tambahnya.


Pemilu 2019 ini berbeda dengan Pemilu-pemilu sebelumnya. Sebab, pertama kalinya pemilu digelar berbarengan dengan pemilihan Presiden. Akibatnya, persaingan pun terasa lebih ketat.

Sementara itu menurut Iwel, masing-masing kubu capres-cawapres akan meninggalkan politik caper dan baper karena harus lebih fokus menggaet swing vouters untuk memenangkan Pilpres 2019.

"Kalau sebelumnya para calon itu lebih banyak memainkan caper (cari perhatian) agar meraih simpati, dan baper (bawa perasan) jika ada yang menggoreng sana-sini. Maka di tahun 2019 akan mulai ditinggalkan karena masing-masing kandidat mulai serius memikirkan strategi efektif dan jitu untuk bisa meningkatkan elektabilitas mereka," ujar Iwel.

Terlebih, lanjut Iwel, tanggal 17 Januari 2019 mendatang akan diselenggarakan debat kantidat capres-cawapres. Hal itu tentu menentukan langkah dan stategi para kandidat untuk menggaet suara swing vouter agar bisa memenangkan pertarungan.

"Kedua kandidat ini mulai memikirkan bagaimana mereka bisa mendapatkan suara-swing swing vouter (red: yang belum memutuskan) apalagi tanggal 17 januari 2019 adalah debat pertama capres-cawapres," tutupnya. [jto]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya