Berita

Ivan Duque/Net

Dunia

Venezuela Tawarkan Bantuan Selidiki Plot Pembunuhan Presiden Kolombia

SENIN, 31 DESEMBER 2018 | 19:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Venezuela bersedia membantu menyelidiki sebuah plot pembunuhan Presiden Kolombia Ivan Duque. Begitu kata Menteri Luar Negeri Venezuela, Jorge Arreaza akhir pekan kemarin.

Dikabarkan Reuters (Senin, 31/12), pernyataan itu dikeluarkan oleh Arreza setelah Menteri Luar Negeri Kolombia Carlos Holmes Trujillo mengatakan dalam pesan video akhir pekan kemarin bahwa ada informasi intelijen yang mengindikasikan plot kredibel untuk membunuh Duque.

Dia juga mengumumkan bahwa ada tiga warga Venezuela ditangkap dalam beberapa hari terakhir dengan senjata perang.


Belum jelas apakah ada kaitannya plot pembunuhan tersebut dengan penangkapan tiga warga Venezuela itu.

Namun Arreaza mengatakan bahwa Venezuela bersedia memberikan kerja sama polisi dan intelijen yang diperlukan dan telah meminta pemerintah Kolombia untuk informasi lebih lanjut tentang tiga orang Venezuela yang ditangkap.

Di akun Twitternya, Arreaza mengatakan di bahwa dia masih berusaha untuk menghubungi Trujillo dan bahwa pemerintah Kolombia tidak akan kehilangan waktu untuk berbagi informasi dengan Venezuela. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya