Berita

Kilang minyak/Net

Bisnis

Proyek RDMP Balikpapan Akan Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

MINGGU, 30 DESEMBER 2018 | 04:45 WIB | LAPORAN:

Pembangunan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan oleh PT Pertamina yang akan dimulai dalam waktu dekat dinilai berdampak positif bagi peningkatan ekonomi, baik untuk jangka pendek dan panjang.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan Suharman Tabrani, pembangunan RDMP Balikpapan diharapkan bisa menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

"Misal dari aspek keuangan perbankan melalui transaksi dan perputaran dana.  Bahkan, pertumbuhan ekonomi Balikpapan kita prediksi mencapai 4,6 persen pada 2019," katanya.


Suharman menjelaskan, beberapa faktor pendongkrak laju pertumbuhan ekonomi di antaranya adalah puncak pembangunan RDMP RU V, operasional Tol Balikpapan-Samarinda, berlanjutnya proyek pembangunan strategis, peningkatan konsumsi akibat banyaknya proyek strategis tersebut, serta potensi lokal pariwisata dan perkembangan ekonomi kreatif.

"Adanya megaproyek Refinery Development Master Plan Pertamina di tahun ini dapat berkontribusi cukup besar. Banyak sektor yang akan terkena dampak," ujarnya.

RDMP Balikpapan juga diprediksi bisa memulihkan kinerja pembiayaan. Karena seperti diketahui, selama ini penyaluran kredit perbankan di Balikpapan sepanjang tahun lalu dilaporkan tumbuh minus 0,1 persen (yoy).

Lambatnya kinerja tersebut tak lepas dari langkah hati-hati yang diterapkan sejumlah bank karena risiko yang tinggi.

"Pada tahun 2018, peluang untuk memulihkan kinerja pembiayaan mulai muncul, salah satunya dari proyek pengembangan kilang (RDMP) Pertamina," beber Suharman, seperti dikutip Antara, Sabtu (29/12).

Hal senada dinyatakan pengamat ekonomi Universitas Mulawarman Aji Sofyan Effendi. Menurutnya, proyek tersebut akan meningkatkan pendapatan yang berdampak peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Sisi positif lain adalah berkembangnya sektor UMKM seperti warung dan pedagang kecil lain. Sektor tersebut antara lain bisa mem-back up jalur distribusi makanan," ujarnya.

Selain itu, menurut Aji, transaksi perbankan di Balikpapan pun terdongkrak dengan proyek RDMP. Dalam aspek moneter dan perbankan bisa menggerakkan transaksi masyarakat kepada bank, misalnya memperlancar kredit yang semula macet karena mereka memiliki uang cukup.

Sementara, untuk dampak jangka panjang, proyek RDMP bisa memperkuat ketahanan energi nasional. Dampak positif ini juga langsung menyentuh masyarakat karena energi menyangkut hajat hidup orang banyak.

Pembangunan RDMP Pertamina untuk kilang Balikpapan memasuki fase baru, terutama setelah penandatanganan kontrak pelaksanaan rancangan konstruksi (Engineering, Procurement and Construction - EPC) ruang lingkup pembangunan kilang baik Inside Battery Limit (IBL) maupun Outside Battery Limit (OSBL). [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya