Berita

Bisnis

Lima Anak Usaha Pupuk Indonesia Raih Penghargaan Kementerian LHK

JUMAT, 28 DESEMBER 2018 | 13:45 WIB | LAPORAN:

. Komitmen terhadap pengelolaan lingkungan, pemanfaatan sumber daya yang efisien, serta pemberdayaan masyarakat, kembali menghantarkan anak usaha Pupuk Indonesia Grup, Pupuk Kaltim meraih penghargaan Proper Nasional peringkat Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Selain Proper Emas, Proper Hijau juga diraih oleh Pupuk Kujang dan Pupuk Sriwidjaja Palembang. Sedangkan Proper Biru diraih oleh Petrokimia Gresik dan Pupuk Iskandar Muda.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Aas Asikin Idat mengatakan, sebagai perusahaan yang bergerak dalam industri manufaktur, penilaian Proper dari KLHK penting untuk menunjukan bahwa pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh Pupuk Indonesia bersama dengan anak usaha sudah sesuai dengan aturan pemerintah.


"Selain itu, penghargaan Proper emas dan hijau ini membuktikan bahwa tanggung jawab kami terhadap lingkungan dan masyarakat telah lebih dari taat," jelas Aas Asikin Idat.

Pada kesempatan tersebut, Penghargaan Proper Emas diberikan oleh Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar dan diterima oleh Direktur Utama Pupuk Kaltim, Bakir Pasaman. Penghargaan Proper Hijau diterima oleh Direktur Produksi Pupuk Sriwidjaja Palembang, Filius Yuliandi dan GM Produksi Pupuk Kujang, Ariffianto. Serta penghargaan Proper Biru diterima oleh GM Produksi Petrokimia Gresik, Taufik Hidayat dan GM Produksi Pupuk Iskandar Muda, Yuanda Wattimena.

Disampaikan Bakir, keberhasilan Pupuk Kaltim mempertahankan predikat Emas, merupakan wujud konsistensi Perusahaan dalam mengedepankan aspek Continous Improvement, melalui inovasi di segala bidang. Pupuk Kaltim tidak hanya mengikuti standar yang ditetapkan, namun juga praktik terpadu dan berkelanjutan sebagai implementasi corporate sustainability.

"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kerjasama solid antara Direksi, Manajemen dan seluruh karyawan, yang konsisten mengedepankan aspek lingkungan melalui penerapan industri hijau dalam aktivitas produksi," kata Bakir.

Penghargaan ini diharap Aas Asikin Idat dapat memacu semangat serta motivasi seluruh insan Pupuk Indonesia Grup untuk terus melakukan inovasi di berbagai bidang, utamanya untuk dapat mencapai keberlanjutan (sustainability) dengan penggunaan sumber daya yang efisien, meminimalkan dampak negatif aktivitas industri ke lingkungan dan pemberdayaan masyarakat untuk mencapai kemandirian.

"Pendekatan Beyond Compliance dalam sistem manajemen lingkungan juga memasukkan unsur pemberdayaan masyarakat yang mampu menjadi nilai tambah bagi Perusahaan," tambah dia.

Aas Asikin Idat memastikan Pupuk Indonesia Grup akan selalu meningkatkan performa melalui gagasan serta pengembangan program yang berjalan sebagai dorongan pengelolaan lingkungan hidup sekaligus peningkatan daya saing Perusahaan, dengan mempertahankan prestasi yang berhasil diraih.

"Pupuk Indonesia Grup akan terus berupaya untuk terus melakukan pengembangan bagi masyarakat dan lingkungan, sebagai wujud kontibusi aktif perusahaan bagi bangsa dan negara," tutupnya. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya