Berita

Flavio Bolsonaro/Reuters

Dunia

Jelang Pelantikan, Presiden Terpilih Brazil Dibayangi Skandal Keuangan Sang Putra

JUMAT, 28 DESEMBER 2018 | 12:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Belum resmi dilantik sebagai presiden Brazil yang baru, Jair Bolsonaro menjadi sorotan karena skandal keuangan yang menyeret nama putranya, Flavio Bolsonaro.

Bolsonaro sendiri baru akan dilantik sebagai presiden Brazil pekan depan, di awal tahun baru. Dia menghabiskan hampir 30 tahun di Kongres Brazil.

Namun, belum resmi dilantikan, dia mendapat  banyak krit8iikan setelah regulator menanyakan tentang rekening bank dari mantan sopir putranya, yang merupakan anggota parlemen negara bagian Rio de Janeiro dan Senator-terpilih Flavio Bolsonaro.


Para kritikus meragukan kredensial penghancur korupsi presiden terpilih dan kemampuannya untuk memberikan jenis politik baru.

"Sejak kasus ini terungkap, telah terjadi tontonan penghindaran dan penjelasan yang tidak meyakinkan dari pihak Bolsonaros (tentang) sebuah episode dengan implikasi yang relevan untuk politik nasional," kata surat kabar terbesar Brasil Folha de S.Paulo dalam tajuk rencana pada edisi Kamis (27/12), seperti dimuat ulang Reuters.

Skandal muncul setelah Dewan Kontrol Aktivitas Keuangan (COAF) Brazil mengidentifikasi adanya dana 1,2 juta reais yang mengalir antara tahun 2016 hingga 2017 melalui rekening bank sopir putra Bolsonaro, Queiroz. Dia merupakan sopir yang telah bekerja selama bertahun-tahun dengan Flavio Bolsonaro.

Jaksa penuntut negara bagian Rio mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis (27/12), bahwa pengacara Queiroz mengatakan kepada mereka bahwa dia bersedia bekerja sama dengan para penyelidik. Namun dia kemudian dua kali mangkir dari panggilan dengan alasan sakit dan harus melakukan operasi yang mendesak.

Namun kepada media, Queiroz mengatakan bahwa uang di akun rekeningnya itu berasal dari bisnis sampingannya jual-beli mobil.

"Saya seorang pengusaha," katanya.

"Saya menghasilkan uang," tambahnya.

Tim hukum Queiroz tidak menjelaskan mengapa ia setuju untuk wawancara TV dan bukan berbicara langsung dengan jaksa. Para penyelidik juga mengatakan mereka ingin menanyai Flavio Bolsonaro pada 10 Januari mendatang. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya