Berita

Nihayatul Wafiroh/Net

ROAD TO SENAYAN

Nihayatul Wafiroh: Tugas DPR Tak Akan Pernah Selesai

JUMAT, 28 DESEMBER 2018 | 11:41 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Naluri aktivisnya membuat Nihayatul Wafiroh tidak bisa meninggalkan dunia advokasi kepada masyarakat. Sampai dengan dirinya menjadi anggota DPR.

"Lima tahun belum cukup untuk mengabdi ke masyarakat. Sebab tugas DPR tak akan pernah selesai," ujar Nihayatul kepada redaksi, sesaat lalu (Jumat, 28/12).

Tahun 2014 lalu, Nihayatul mengikuti pemilihan anggota legislatif, dan berhasil duduk sebagai anggota DPR serta saat ini menjabat Wakil Ketua Komisi II.


Kini, Nihayatul menjadi caleg kembali dari Partai Kebangkitan Bangsa. Daerah pemilihan pun masih sama seperti lima tahun lalu yakni Jawa Timur III yang meliputi wilayah Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo.

Nihayatul mengatakan, dalam pertarungan pemilihan legislatif (Pileg) 2019 dirasanya tak jauh beda di tahun 2014.

Menurut dia, persaingan antarcalon anggota legislatif di Pemilu 2019 diprediksi akan lebih ketat dan menguras energi.

Kendati demikian, dirinya berprinsip bahwa semua calon yang bertarung memiliki kekuatan yang sama, sehingga dia tak mau meremehkan.

"Semua pasti bergerak. Karena itu saya tak mau meremehkan siapapun," tambah Nihayatul.

Selain itu, sambung Nihayatul, di tahun 2019 ini di mana Pemilu legislatif dan pemilu presiden untuk pertama kalinya digelar serentak bakal menjadi tantangan baru yang harus dihadapi calon anggota legislatif. Khususnya bagi caleg di tingkat nasional.

"Kita masih mencari pola. Selama ini kondisi lapangan kebanyakan caleg yang mengkampanyekan dirinya daripada pasangan capres-cawapres yang diusung partainya," tutup wanita yang pernah berkuliah di University of Hawaii at Manoa (UHM) yang berada di Hawaii, Amerika Serikat dan lulus pada 2009  ini. [jto]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya