Berita

Putin/Net

Dunia

Putin: AS Tingkatkan Resiko Perang Nuklir

KAMIS, 27 DESEMBER 2018 | 19:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut bahwa Amerika Serikat meningkatkan resiko perang nuklir dengan mengancam akan menolak perjanjian kontrol senjata utama.

Washington diketahui telah mengancam akan menarik diri dari Kesepakatan Nuklir Jangka Menengah 1987 (INF) tahun 1987 yang melarang Moskow dan Washington untuk menempatkan rudal-rudal berbasis darat jarak pendek dan menengah di Eropa.

Putin memperingatkan bahwa langkah itu, jika itu terjadi, akan memiliki konsekuensi yang tidak terduga.


"Kami pada dasarnya menyaksikan hancurnya tatanan kendali senjata internasional dan (awal) perlombaan senjata," kata Putin pada Kamis (27/12).

"Sangat sulit untuk membayangkan bagaimana situasi akan berkembang (jika Amerika Serikat berhenti dari perjanjian INF). Jika rudal ini muncul di Eropa, apa yang harus kita lakukan? Tentu saja, kita harus memastikan keamanan kita sendiri," tambahnya seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya