Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Sekjen PDIP: Narasi Hoax Kubu Sebelah Tidak Perlu Ditanggapi

KAMIS, 27 DESEMBER 2018 | 01:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kubu Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin diserukan untuk tetap fokus pada narasi Indonesia maju dalam memenangkan pasangan nomor urut 01 tersebut.

Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa narasi itu relevan dan memiliki pijakan historis kuat.

“Indonesia seharusnya dibangun dengan rasa percaya diri, bukan dengan pikiran negatif seperti menyamakan Indonesia sama dengan negara miskin Haiti, Rwanda dan lain-lain, juga ancaman bubar,” terangnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (26/12).


Sekjen PDIP itu juga mengajak kubunya untuk tidak terpancing mengeluarkan narasi-narasi negatif selama tahun politik. Dia bahkan meminta agar narasi yang cenderung menebar informasi bohong dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk diabaikan.

“Berbagai narasi dari kubu sebelah termasuk pengalaman fitnah dan hoax yang telah menjadi tradisi sejak Obor Rakyat 2014 tidak perlu ditanggapi. Apalagi terkait issue agama, kita percaya penuh pada keIslaman Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin,” tegasnya.

Menurutnya, Islam harus dijabarkan dalam hati yang baik, melalui perbuatan baik. Termasuk melalui hati yang menerangi penuh welas asih dan rasa bangga pada bangsanya.

“KeIslaman yang membawa damai, menentramkan dan menghadirkan Islam sebagai rahmatan lil’ alamin. Mata hati itulah instrumen yang dipakai,” sambungnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya