Berita

Militer Ukraina/BBC

Dunia

Darurat Militer Ukraina Resmi Berakhir

RABU, 26 DESEMBER 2018 | 21:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Darurat militer yang diumumkan di beberapa wilayah di Ukraina berakhir setelah 30 hari, di tengah berlanjutnya ketegangan dengan Rusia di Selat Kerch.

Tindakan itu diberlakukan di 10 wilayah di sepanjang Laut Hitam dan perbatasan dengan Rusia, Belarus, dan Moldova.

Darurat militer dinyatakan oleh Ukraina setelah penangkapan tiga kapal angkatan laut Ukraina dan 24 pelaut oleh pasukan Rusia pada bulan November lalu.


Selama keadaan darurat, angkatan bersenjata Ukraina ditempatkan pada kesiapan tempur dan pasukan cadangan dipanggil.

Bukan hanya itu, pria Rusia yang berusia 16 hingga 60 dilarang masuk ke Ukraina di bawah kondisi darurat militer yang berakhir pekan ini.

Dikabarkan BBC, Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan awal bulan ini bahwa dia tidak berencana untuk memperpanjang darurat militer kecuali ada serangan besar-besaran dari Rusia.

Bulan lalu pasukan angkatan laut dari kedua negara bentrok di wilayah yang disengketakan yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada 2014.

Rusia menembaki dan kemudian menangkap tiga kapal Ukraina, serta mengklaim mereka telah memasuki perairan secara ilegal. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya