Berita

Otto Warmbier/Reuters

Dunia

Pengadilan AS: Korut Harus Bayar USD 501 Juta Atas Kematian Otto Warmbier

SELASA, 25 DESEMBER 2018 | 18:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan Amerika Serikat pada hari Senin (24/12)  memerintahkan Pyongyang untuk membayar uang senilai 501 juta dolar AS sebagai ganti rugi atas penyiksaan dan kematian mahasiswa Amerika Serikat, Otto Warmbier, yang meninggal pada tahun 2017 tak lama setelah dibebaskan dari penjara Korea Utara.

Putusan ini dibuat setelah orang tua Warmbier menggugat Korea Utara pada bulan April tahun ini atas kematian putra mereka.

Otto Warmbier sendiri adalah seorang pelajar berusia 22 tahun yang ditahan otoritas Korea Utara tahun 2016 lalu saat berkunjung ke Korea Utara, karena alasan melakukan tindakan yang mengancam negara.


Dia sempat ditahan beberapa bulan di Korea Utara sebelum akhirnya dipulangkan ke rumahnya dalam kondisi koma. Dokter di Ohoi yang menanganinya menyebut bahwa kematian Otto Warmbier adalah karena kekurangan oksigen dan darah ke otak.

"Korea Utara bertanggung jawab atas penyiksaan, penyanderaan, dan pembunuhan di luar hukum terhadap Otto Warmbier, dan cedera pada ibu dan ayahnya, Fred dan Cindy Warmbier," begitu kata Hakim Beryl Howell dari Pengadilan Distrik Amerika Setikat untuk Distrik Columbia.

Pihak Korea Utara sebelumnya mengatakan bahwa Otto Warmbier mengalami koma lantaran menelan pil tidur dan menolak tuduhan soal adanya penyiksaan.

Menanggapi putusab itu, Fred dan Cindy Warmbier mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menjanjikan keadilan bagi putra mereka.

"Kami bersyukur bahwa Amerika Serikat memiliki sistem peradilan yang adil dan terbuka sehingga dunia dapat melihat bahwa rezim Kim secara hukum dan moral bertanggung jawab atas kematian Otto," kata keluarga Warmbiers dalam pernyataanya, seperti dimuat Reuters.

"Kami menempatkan diri kami dan keluarga kami melalui cobaan gugatan dan pengadilan umum karena kami berjanji kepada Otto bahwa kami tidak akan pernah beristirahat sampai kami memiliki keadilan baginya," sambung pernyataan yang sama.

"Pendapat bijaksana hari ini oleh Ketua Hakim Howell adalah langkah penting dalam perjalanan kami," tambahnya.

Putusan Howell adalah putusan default, yakni jenis putusan yang dibuat terhadap pihak yang tidak muncul di pengadilan. Putusan default terhadap terdakwa asing seringkali sulit dikumpulkan.

Pengadilan Amerika Serikat dapat memberikan kompensasi kepada pemegang penilaian default dengan memerintahkan penyitaan dana atau aset lain yang berlokasi di dalam negara, tetapi itu tidak mungkin dalam kasus ini karena sanksi melarang Korea Utara mengakses sistem keuangan Amerika Serikat. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya