Berita

Ilustasi/Net

Politik

Meme Sebagai Referensi

SELASA, 25 DESEMBER 2018 | 12:18 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

PENGIKUT paslon Ko-Ruf momor 1 percaya Jokowi bangun 5.000 kilometer jalan tol. Mereka kagum saat Yenny Wahid berkata Jokowi kerja bangun 700 ribu jembatan.

Mereka yakin jalan tol di Papua, Sumatera dan Trans Jawa karya Jokowi itu beneran ada. Dalam waktu 3 tahun, tol Sragen-Ngawi sepanjang 671 km bisa rampung. Hebat banget. Pembebasan lahan dan pernak-perniknya terasa tiada.

Padahal mereka tidak pernah ke Papua. Tidak pernah pakai jalan tol. Soalnya, cuma punya motor. Itu pun belum lunas.


Listrik menunggak dua bulan. Utang di warung bengkak. Istri minta cerai. Tidak kuat, tiap hari dikasi makan hoax.

Katanya 50 ribu bisa buat makan tiga hari sekeluarga. Bila istri ngotot, mereka suruh tanya ke Kirana Larasati, Caleg PDIP.

Tetap saja, mereka belaga happy. Tanpa lelah, mereka berkoar-koar Tim Saber Pungli diberdayakan, OTT KPK di mana-mana, mafia Petral dibubarin, sertifikasi tanah, Singapura takut, Natuna direbut dari China, perusahaan ikan China gulung tikar karena Susi tenggelamkan kapal, pengemplang pajak ikut aturan, Hari Santri, bangun bendungan menuju swasembada dan lain-lain.

Nyatanya, mereka tidak merasakan satu pun dari butir-butir karya Jokowi itu.

Laah, tetep ada beras impor kok. Nelayan miskin. Pajak tinggi. Tax Amnesty lenyap ceritanya.

Pengemplang pajak bebas-bebas aja tuh. Aguan dipotret masuk Istana. Si Anak Magang Sunny tidak tersentuh hukum.

Ekonomi melesu. Harga sawit, kopra dan karet turun. Solusinya tanam jengkol. BUMN rugi. Padahal Jokowi sudah tempatkan banyak relawannya jadi komisaris.

Media sosial ramai seputar defisit BPJS, dolar tidak pernah 10 ribu, demo umat Islam terbesar sepanjang sejarah, BBM naik 12 kali, dan entah di mana showroom mobil esemka.

Aneh, fakta dan omongan mereka beda. Rupanya, referensi mereka tuh dari meme. Ya ampun. [***]

Penulis adalah aktivis sekaligus tokoh Tionghoa.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya