Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

TSUNAMI SELAT SUNDA

PVMBG Masih Pelajari Kaitan Tsunami Dan Letusan Krakatau

MINGGU, 23 DESEMBER 2018 | 12:15 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Tsunami yang selat Sunda kemarin (Sabtu, 22/12) malam diduga akibat reruntuhan dari letusan Gunung Krakatau yang cukup besar dan masuk ke dalam kolom air laut.

Demikian disampaikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam laman resminya, sesaat lalu (23/12).

PVMBG sendiri masih mempelajari lebih mendalam kaitan tsunami dan letusan Gunung Krakatau, kemarin (Sabtu. 22/12).


"Untuk merontokkan bagian tubuh yang longsor ke bagian laut, diperlukan energi yang cukup besar. (Energi) ini tidak terdeteksi oleh seismograf di pos pengamatan gunungapi," ungkap PVMBG.

"Masih perlu data-data untuk dikorelasikan antara letusan gunungapi dengan tsunami," tambah PVMBG.

PVMBG menjabarkan kondisi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (22/12) mengalami erupsi, seperti pada hari-hari lainnya.

"Tanggal 22 Desember, seperti biasa hari-hari sebelumnya, Gunung Anak Krakatau terjadi letusan," papar PVMBG.

PVMBG menyebut potensi bahaya dari aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini adalah lontaran material pijar dalam radius 2 kilometer dari pusat erupsi.

"Sedangkan untuk sebaran abu vulkanik, bergantung pada arah dan kecepatan angin," demikian PVMBG. [jto]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya