Berita

Bisnis

Beli Saham Freeport Pakai Utang Buktikan Pemerintah Pro Asing

SABTU, 22 DESEMBER 2018 | 22:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Langkah pemerintahan mengambil alih 51,2 persen saham PT Freeport Indonesia dengan maksud ingin menunjukkan rasa nasionalisme justru memperlihatkan keberpihakan kepada asing.

Pasalnya, dana yang digunakan untuk mengakuisisi diperoleh dari utang luar negeri.

"Ini justru membuktikan pro asing, hal sebaliknya katanya pemerintah yang anti asing. Rakyat sudah cerdas, sudah tahu ini akal-akalan," kata ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria usai diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (22/12).


Pemerintah melalui PT Inalum merogoh USD 3,85 miliar atau setara Rp 55,7 triliun untuk meningkatkan kepemilikan saham di Freeport dari 9,36 menjadi 51,232 persen.

Dana didapatkan Inalum dari penerbitan surat utang global sebesar USD 4 miliar untuk membeli saham Freeport.

"Makanya aneh kalau orang bilang hebat. Justru saya katakan ini keblinger, kenapa tidak ditawarkan domestik bond," ujar Riza Patria. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya