Berita

Prabowo-Sandi/Net

Politik

Emak-emak Dikerahkan Jadi Jubir Prabowo-Sandi

SABTU, 22 DESEMBER 2018 | 21:19 WIB | LAPORAN:

Demi meraih kemenangan di Pilpres 2019, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi meminta para simpatisan dan relawan termasuk kaum ibu atau emak-emak untuk bertindak layaknya juru bicara.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menjelaskan, terdapat dua hal penting yang harus terus diangkat ke masyarakat untuk meraih simpati. Yakni turun langsung dan menanyakan tentang kestabilan harga pangan, serta masalah lapangan pekerjaan.

"Kita maunya kestabilan harga bahan pokok yang terjangkau dan pekerjaan yang tersedia," katanya dalam diskusi 'Peran Perempuan dalam Menjemput Kemenangan' di Sekretariat Roemah Djoeang, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (22/12).


Sara yang juga anggota Komisi VIII DPR RI menekankan bahwa harga pangan pokok dan lapangan pekerjaan merupakan dua isu yang sangat penting. Tidak hanya untuk kalangan ibu tapi juga masyarakat luas. Namun demikian, dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat, relawan tidak boleh keluar dari jalur yang sudah ditentukan.

"Jangan sampai ibu-ibu memberikan opini yang tidak akan dikerjakan oleh Prabowo-Sandi. Jangan sampai yang disampaikan menjadi boomerang oleh Prabowo-Sandi, jangan sampai menyampaikan opini pribadi," terangnya.

Sara pun mengimbau para relawan untuk mempelajari visi dan misi pasangan Prabowo-Sandi. Hal itu bisa dijadikan sebagai bahan diskusi di segala tempat termasuk media sosial.

"Diskusikan dengan mereka yang masih ragu dan pendukung kubu sebelah. Tapi kalau pendukung kubu sebelah ngeyel kita tidak boleh jawab dengan kasar, ngalah saja. Jawab saja di negeri demokrasi ini anda berhak berpendapat, saya juga begitu," demikian Sara. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya