Berita

Ketua DPP Gerindra Riza Patria/RMOL

Politik

Gerindra Akui Ada Potensi Gangguan Untuk Koalisi Pengusung Prabowo

SABTU, 22 DESEMBER 2018 | 19:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Usai pertemuan dengan calon presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan agar tidak ada yang mengganggu Koalisi Indonesia Adil Makmur.

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria memaklumi apa yang dikatakan SBY. Dia berkeyakinan ada pihak-pihak yang memang berniat menganggu Koalisi Indonesia Adil Makmur dalam kontestasi Pilpres 2019.

"Kalau presiden 10 tahun berkuasa yang berhasil, seorang jenderal, seorang yang cerdas berintegrasi dan memiliki jaringan luas mengatakan jangan ganggu kami berarti ada yang menganggu. Berarti ada potensi gangguan," katanya usai menghadiri diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (22/12).


Menurut Riza Patria, sebagai oposisi, pihaknya merasakan pemerintahan Joko Widodo saat ini sangat kuat melakukan intervensi. Bahkan, pemerintah kerap melakukan pembiaran terhadap hal-hal tertentu seperti peristiwa pengrusakan atribut Demokrat di Pekanbaru beberapa waktu lalu.

Di mana, penegak hukum hanya sebatas menyimpulkan pelaku pengrusakan dilatari motif ekonomi, tanpa menelusuri lebih dalam siapa aktor di belakangnya.
 
"Soal baliho dianggap sederhana sehingga SBY sampai kecewa dan sampai marah. Saya kira pemerintah harus tangani secara serius. Jangan dianggap enteng dan sepele," tegas Riza Patria. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya