Berita

Pembangunan infrastruktur/Net

Politik

Pemerintahan Jokowi Jangan Asal Klaim Pembangunan Infrastruktur

SABTU, 22 DESEMBER 2018 | 19:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tolok ukur keberhasilan pemerintah dalam pembangunan infrastruktur harus dilihat secara utuh dan menyeluruh.

Pasalnya, sunggh memalukan jika pembangunan infrastruktur diklaim oleh satu periodisasi kepemimpinan.

"Ya memang sangat disayangkan ketika pejabat pemerintah tidak jujur menyampaikan fakta pembangunan kepada masyarakat. Ini memalukan dan tidak punya integritas sama sekali," ujar Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi Ferdinand Hutahaen saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (22/12).


Dia mencontohkan, klaim pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait keberhasilan membangun sejumlah jalan tol tidak bisa dilihat terpisah satu dengan lainnya.

"Salah satu contoh bendungan di Semarang diresmikan bulan Mei 2015. Itu jelas proyek SBY tapi diklaim sebagai bendungan pertama Jokowi, ini kan memalukan namanya," kata Ferdinand.

Berdasarkan data Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), tercatat sejumlah proyek era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang rampung pada 2018.

"Dokumen MP3EI memang jelas mencantumkan ada proyek yang akan selesai hingga 2018. Dan itulah yang diresmikan oleh Jokowi sejak menjadi presiden Oktober 2014," jelas Ferdinand.

"Pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Jokowi jelas kalah besar dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh SBY pada masanya," tambah politisi Partai Demokrat itu. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya