Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Cegah Kecurangan, Relawan Prabowo-Sandi Harus Lakukan Pengawasan Ketat

SABTU, 22 DESEMBER 2018 | 18:21 WIB | LAPORAN:

Relawan pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diminta mewaspadai kecurangan yang mungkin terjadi di Pilpres 2019.

Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum Chusnul Mariyah mengingatkan, jika ingin jagoannya menang maka semua relawan Prabowo-Sandi terutama kaum ibu alias emak-emak harus melakukan pengawasan pada setiap tahapan pemilu.

"Pertama partisipasi, jangan sampai golput. Jadi, harus jelas kira-kira berapa suara yang kita punya untuk memenangkan Prabowo-Sandi. Tambah suami, anak, sekian-sekian," jelas Chusnul dalam diskusi do Roemah Djoeang, Jakarta, Sabtu (21/12).


Langkah selanjutnya adalah mengecek siapa saja anggota keluarga atau orang terdekat yang sudah masuk daftar pemilih tetap (DPT). Hal itu juga berguna untuk mencegah manipulasi data.

"Jangan sampai kita sudah teriak-teriak, nama kita sudah ada apa belum. Pada saat ngecek, lihat juga nama kita sudah dikloning berapa karena pada pilkada lalu ada di suatu daerah yang satu nama 17 ribu orang," beber Chusnul.

Pada saat pemungutan suara, para relawan juga harus mengawasi setiap formulir C1. Jangan sampai ada pemilih hantu. Serta mengawasi proses perhitungan suara.

"Bagaimana kemudian kalau suara kita hilang, perhatikan C1. Karena perhitungan KPU dilakukan pada tengah malam, jangan sampai kita sudah tidur suara kita sudah hilang," demikian Chusnul. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya