Berita

Pengurus ACT saat jumpa pers/Net

Nusantara

Bantu Etnis Uighur, ACT Kirim Tim Ke Empat Negara

SABTU, 22 DESEMBER 2018 | 04:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengecam krisis kemanusiaan yang menimpa warga Uighur di Xinjiang, Tiongkok. Mereka menuntut Presiden Tiongkok, Xi Jinping segera mengakhiri penindasan terhadap etnis Uighur.

“Siapa pun dan di mana pun umat yang mengalami kekejaman atau kezaliman, maka sudah sewajarnya ACT, lembaga kemanusiaan, menyuarakan dukungan kemanusiaan bagi mereka, termasuk Uighur,” ujar Presiden ACT Ahyudin dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (21/12).

Kepada seluruh rakyat Indonesia, Ahyudin mengajak untuk terus menyuarakan keadilan dan pembelaan atas etnis Uighur, baik yang berada di Tiongkok, maupun di negara tempat mereka mencari suaka.


Sementara itu, Senior Vice President ACT, Syuhelmaidi Syukur menjelaskan bahwa pihaknya kini tengah berikhtiar untuk memberikan dukungan advokasi dan juga bantuan kemanusiaan kepada etnis Uighur. Salah satunya dengan mengirimkan Tim Sympathy of Solidarity (SOS) untuk Uighur I.

Tim kemanusiaan ini diberangkatkan secara bertahap, menuju wilayah-wilayah di mana etnis Uighur mengungsi dari tindakan represi Pemerintah Tiongkok di Xinjiang. Sejumlah wilayah tersebut di antaranya Turki, Kirgistan, Kazakhstan, dan Uzbekistan.

“Keempat negara itu bertetangga dengan Xinjiang dan menjadi destinasi utama warga Uighur dalam mencari suaka. Ada ratusan ribu jiwa Uighur tersebar di empat negara tersebut. Ke sana lah tim kami menuju,” terangnya.

Tim SOS untuk Uighur I juga diproyeksikan untuk bisa menjangkau warga Uighur di Xinjiang, Tiongkok. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya