Berita

Noer Fajrieansyah/Net

Politik

Noer Fajrieansyah Dinilai Punya Kapasitas Satukan KNPI

SABTU, 22 DESEMBER 2018 | 02:47 WIB | LAPORAN:

Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) berlangsung sengit. Dukungan dari KNPI berbagai daerah menjadi penentu siapa yang akan menjabat sebagai ketua umum.

Seperti yang ditunjukkan DPD KNPI Provinsi Maluku, yang sudah bulat mendukung Noer Fajrieansyah sebagai Ketua Umum DPP KNPI 2018-2021.

Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku, Faisal Sahilatua mengatakan pihaknya memiliki beberapa pertimbangan matang sebelum akhirnya menyatakan dukungan kepada Fajrie.


"Karena kita lihat Fajrie dari sisi figuritasnya sebagai seorang tokoh muda, milenialis yang memang memiliki kapasitas mumpuni sebagai seorang pemimpin muda," ujar Faisal, dalam keterangannya, Jumat (21/12). 

Selain itu, dengan latar belakang Fajrie di bidang profesional, pernah memimpin organisasi sebesar HMI menjadi tolak ukur guna membawa kapal besar KNPI sebagai wadah berhimpun pemuda Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.

"Dengan kapasitas dia sebagai seorang direktur di BUMN, yakni PT Pos maka dari sisi kapasitas dalam mengelola manajemen organisasi, sumber daya dan juga jaringan itu sangat mumpuni, dan itu hal hal yang dibutuhkan bagi eksitensi KNPI ke depan di tengah dinamika dan kondisi KNPI yang ada sekarang ini," ungkapnya.

DPD KNPI di daerah, tambah Faisal, memiliki harapan besar kepada Fajrie untuk menyatukan KNPI. Fajrie dinilai memiliki kemampuan yang tidak dimilki oleh ketua umum dan perangkat organisasi KNPI sebelumnya.

"Perlu pendekatan dan strategi khusus untuk memecahkan persoalan klasik di dalam tubuh KNPI ke depannya dan kami yakin Fajrie memikiki kapasitas itu," kata dia.

Menurut Faisal, komunikasi di tingkat KNPI Pusat memberi dampak yang signifikan bagi KNPI di daerah. Pasalnya, persoalan perpecahan di tubuh KNPI saat ini dinilai terjadi di level nasional.

"Maka akar masalah itu harus diselesaikan dimulai dari titik itu mulai memicu. Lalu komunikasi dengan pemerintah terkait dengan skema ke depan ini KNPI bisa disatukan dan seperti apa arah ke depannya setelah disatukan supaya dampaknya bisa dirasakan di daerah," pungkasnya. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya