Berita

Surya Paloh dan Bupati Faida/Net

Politik

Kader Nasdem Diusir Saat Kawal Surya Paloh Di Jember

SABTU, 22 DESEMBER 2018 | 00:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Para kader Nasdem diusir saat mengawal Ketua Umum Surya Paloh di acara Festival Pencak Silat Kebangsaan di Jember Edu Garden (JEG), Jember, Senin (17/12) lalu.

Dalam video yang beredar di media sosial, sekelompok orang tiba-tiba datang menghampiri para kader Nasdem yang mengenakan pakaian layaknya militer dengan dominasi warna hitam dan biru. Mereka diduga sedang mengawal Surya Paloh di sekitar jalan dekat lokasi acara.

Seseorang yang mengenakan kaus hitam bertulis Security di bagian belakang menghampiri kumpulan kader Nasdem tersebut. Dia menjelaskan bahwa acara itu digelar oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), bukan partai politik.


Untuk itu, dia ingin agar segala atribut partai dijauhkan dari lokasi acara.

“Ini acaranya IPSI, bukan acaranya partai politik, jadi semua yang pakai baju partai silakan pergi dari sini radius 500 meter. Ini acaranya IPSI bukan partai,” teriaknya.

Mendengar perintah itu, kumpulan kader Nasdem tersebut bergegas menertibkan diri tanpa membantah.

Tidak hanya itu, mereka juga meminta mobil-mobil yang beratribut partai untuk dijauhkan dari dari arena.

“Ini mobil siapa ini, pergi dari sini radius 500 meter. ini acara IPSI bukan partai politik,” tegasnya lagi sambil menunjuk mobil yang di bagian depan tertera logo Nasdem.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram @_indah_ayu_natasya tersebut terdiri dari tiga bagian. Di bagian pertama nampak gambar Surya Paloh bersama dengan Bupati Jember Faida menghadiri sebuah acara.

Bupati Faida nampak mengenakan pakaian silat, sedang Surya Paloh memegang mikropon seperti sedang memberi sambutan.

Sementara bagian kedua dan ketiga berisi pengusiran para kader Nasdem. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya