Berita

Effendi Simbolon/RMOL

Politik

PDIP: Insiden Pemotongan Nisan Salib Tak Perlu Dibesar-Besarkan

JUMAT, 21 DESEMBER 2018 | 20:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Insiden pemotongan nisan salib di Purbayan, Kotagede, Yogyakarta beberapa waktu lalu diminta tidak diperbesar.  

Demikian disampaikan Politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu, Jumat (21/12). Menurut Effendi, ada oknum yang bermain hingga informasi tersebut meluas.

"Ya, itu oknum lah yah. Saya kira nggak usah dibesar-besarkan lah itu," kata dia.


Dikatakan Effendi, hal itu bisa berpotensi mengarah kepada sentimen Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA) jika dibesar-besarkan.

"Nggak usah dikerek-kerek ke isu SARA," ujarnya.

Effendi menilai, pemerintah daerah setempat harus lebih mengetahui akar permasalahan dan menyelesaikan insiden tersebut secara seksama.

"Saya kira nggak usah dibesar-besarkan lah tapi pemerintah setempat harus menertibkan soal itu. Mereka sudah lebih paham lah," tutur Effendi.

Effendi menegaskan, insiden tersebut hanyalah persoalan komunikasi antara pihak keluarga almarhum dengan warga setempat. Terlebih, kota Yogja terkenal dengan kota paling toleran.

"Iya begitulah kira-kira, karena di Yogja kan sudah sangat terbukti kota yang sangat toleran," pungkasnya. [lov]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya