Berita

Hinca Panjaitan/RMOL

Politik

Hinca Panjaitan: Demokrat Sekarang Bulat Ke 02

JUMAT, 21 DESEMBER 2018 | 17:40 WIB | LAPORAN:

Insiden perusakan atribut dan bendera Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau seakan meneguhkan elite partai berlambang bintang mercy itu mendukung pasangan nomor calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto- Sandiaga Salahuddin Uno.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan paska insiden perusakan atribut partainya itu, pihaknya mendapatkan banyak masukan dari masyarakat. Demokrat diingatkan agar sepenuhnya mendukung Prabowo-Sandi.

"Insiden Pekanbaru kami bicara banyak sekali dengan masyarakat, bicara Demokrat rakyat, bicara 02," kata Hinca, saat ditemui disela-sela pertemuan antara SBY dengan Prabowo di Mega Kuningan Timur VII Nomor 26, Jakarta Selatan, Jumat (21/12).


Perlu diketahui, beberapa waktu yang lalu muncul isu Partai Demokrat bermain dua kaki, hal itu karena tidak sedikit kadernya yang mendukung pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Namun setelah insiden perusakan atribut partainya, Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun angkat bicara. Presiden ke-6 RI ini menganalogikan kejadian tersebut dengan Perang Dunia II lalu. Yang mana saat itu, Amerika Serikat sebetulnya tidak ingin berperang. Namun karena Jepang menyerbu pangkalan militer Amerika Serikat, Pearl Harbor, seketika juga Negeri Paman Sam itu menyerang balik dengan membumihanguskan Kota Hiroshima dan Nagasaki dengan bom atom.

SBY, kata Hinca, nantinya juga akan ikut berkampanye dengan terjun langsung ke masyarakat untuk mempromosikan para caleg partainya serta Prabowo-Sandi.

"2014 Demokrat dan SBY belum lepaskan kemampuannya, kami sekarang bulat ke 02, ini break dulu babak pertama," pungkas Hinca. [lov]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya