Berita

Foto/Net

Politik

Fadli Zon Disindir Jago Nyinyir

Berpantomin di Video Klip "Tangan Besi"
JUMAT, 21 DESEMBER 2018 | 08:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Waketum Gerindra Fadli Zon kembali tampil nyeleneh. Kali ini, ia ikutan berpantomin di video klip berjudul "Tangan Besi". Mengecat muka dengan warna putih, plus bibir merah, Fadli disindir netizen jago nyinyir.

Fadli menyebut make up ala pantomim sebagai gambaran masyarakat yang menurutnya kian tertekan oleh penguasa. "Make up putih pantomim ini menggambarkan masyarakat atau rakyat yang hopeless, tertekan, dan bahkan menangis karena intimidasi dan adu domba penguasa," kata Fadli kepada wartawan kemarin.

Fadli pede dengan aksinya berpantomin. Dicat putih, bibir merah dan titik-titik hitam di pipi dianggapnya perjuangan membela rakyat kecil. "Kebebasan berpendapat, berserikat, dan berkumpul yang dijamin konstitusi dan UU ditindas penguasa. Jadi kami tak mewakili diri kami, tapi masyarakat yang terintimidasi, orang-orang yang dipersekusi, dikriminalisasi. Makanya dalam make up putih itu ada air mata hitam," tutur Fadli.


Proses pembuatan klip video 'Tangan Besi' tersebut diunggah Fadli ke akun Twitter resminya, @fadlizon. Fadli mengunggah foto-foto dia bersama Ahmad Dhani, Fauzi Baadila, Sang Alang, Derry Sulaiman, hingga Neno Warisman. Fadli cs, kecuali Ustaz Derry, tampak berdandan ala pantomin. Lagu 'Tangan Besi' merupakan lagi ciptaan Fadli Zon.

Berikut liriknya: Kini kau tak malu lagi topengmu kian terbuka. Menampakkan wajah sebenarnya disaksikan ratusan juta mata. Kau adalah penguasa durjana menindas segala cara. Kau tak segan, tak segan lagi memberangus diskusi. Memperbanyak persekusi, membegal demokrasi. Kau tak segan, tak segan lagi memaki sambil main hakim sendiri.

Memperalat aparat keparat merusak hak berpendapat. Menginjak hukum menghujat daulat rakyat. Kau tebar intimidasi di mana-dimana. Adu domba anak bangsa, kau sang tirani. Keadilan kini kian mati kau tangan besi. Tapi jangan pernah kau mimpi harga diri tak bisa dibeli. Suara kebenaran tak mungkin dibungkam. Ketakutan menumpuk sekam terpercik bara menjadi, menjadi api perlawanan.

Takkan padam sampai kau tumbang dihantam badai gelombang. Diiringi takbir, takbir berkumandang. Allahuakbar, Allahuakbar, Allah Maha Besar, Allahuakbar, Allahuakbar, Allah Maha Besar, alunan Indonesia Raya terus berkibar. Allahuakbar, Allahuakbar, Allah Maha Besar, Allahuakbar, Allahuakbar, Allah Maha Besar.

Tindakan Fadli Zon itu direspon Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek). Aksi berpantomin itu menurutnya sebagai bukti jika Fadli adalah sosok yang jago nyinyir. "Hal itu makin menunjukkan Fadli Zon kerjanya hanya bisa nyinyir, tak mau melihat realitas terhadap apa yang dilakukan pemerintah salah," kata Awiek, kemarin.

Ia menyebut Fadli juga seharusnya bisa introspeksi diri terkait kinerja DPR. Fadli merupakan Wakil Ketua DPR RI. "Tak mau introspeksi diri justru lembaga yang dipimpinnnya terpotret kurang baik dari lembaga survei. Sebagai pimpinan DPR, sikap Fadli Zon ini justru semakin membuat masyarakat antipati terhadap DPR, padahal itu bukan sikap institusi, tapi sikap pribadi," ujar Awiek.

Aksi Fadli Zon ini sontak menjadi ramai di dunia maya. Banyak yang kesal dan meledeknya, bahkan diberikan gelar sebagai raja nyiniyir masa kini. "Heiii @ fadlizon si Raja nyinyir yang tidak becus kerja anda itu cuma sampah di DPR RI..!! Mulut anda seperti kotak sampah anda cocoknya di buang ke TPS bantargebang karena anda itu sampah sampah sampah sampah sampah sampah..!! Koeekk cuihhh," cuit @Junaedi00226444.

Akun @zend_87 justru bertanya, bermacam aksi nyinyir yang dilakukan Fadli apakah selaras dengan apa yang sudah dia berikan untuk Indonesia. "Pak @fadlizon ... sebagai rakyat biasa, saya mau bertanya: fungsi anda sebagai pimpinan di DPR itu apa ya??? Kerja nyata yang anda lakukan untuk bangsa itu apa pak? #sayahanyabertanya," cuitnya.

"Daripada sibuk kritik, mending kerja deh yang bener atur anakbuahnya di DPR minimal biar waktu rapat semuanya hadir. Kalau saling membantu kan rakyat juga yang tertolong," timpal @Iwan_E_P.

Ada yang berkelakar, foto yang diposting Fadli Zon itu bisa menjadi meme atau lucu-lucuan di dunia maya. "Stok meme bertambah," kata @AnNaas37. "Pantomim itu buat soeharto atau si prabowo?" timpal @nauya78.

Meskipun banyak dihujat, pendukung Fadli Zon juga banyak. Terutama, para pendukung Prabowo di Pilpres 2019. "Idola gw emang keren, lawan terus bang @fadlizon," cuit @PraboWow_ "ini keren banget pak.." timpal @pedecekre. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya