Berita

Peluncuran buku Di Tepi Amu Darya/RMOL

Politik

Politisi PDIP: Menang Pilpres Tidak Susah, Cukup Keluar Masuk Pasar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 | 18:36 WIB | LAPORAN:

Syarat untuk menjadi pemimpin Indonesia ternyata tidaklah susah.

Untuk menjadi seorang presiden tidak butuh kemampuan melainkan hanya kemauan melakukan blusukan di pasar-pasar tradisional.

Demikian diungkapkan politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon dalam diskusi bertajuk 'Ketika Wartawan Membingkai Konflik' dalam peluncuran buku Di Tepi Amu Darya karya Pemimpin Umum RMOL Network Teguh Santosa di Media Center DPR RI, Jakarta, Kamis (20/12).


"Gue karena gue Kristen saja, coba kalau gue Islam, gue nyalon jadi presiden. Gampang saja jadi presiden ternyata cuma modal masuk-masuk pasar ternyata. Kupikir susah-susah amat," jelasnya.

Untuk menjadi pemimpin di Indonesia, seorang capres juga tidak perlu jasmani yang sehat. Yang penting adalah blusukan dan mau turun ke parit atau got. Perawakan dari capres pun harus sedikit lusuh alias kucel.

"Apa susahnya cuma masuk pasar. Seratus pasar gue sehari datangi, bukan cuma satu dua. Kalau perlu belum buka gue gedor, mana lu. Bukan cuma masuk ke got, gue masuk tiarap sampai ke ujung. Lu juga rugi jadi wartawan, capres sajalah. Tinggal atur ada wartawan di ujung, ada voorijder," papar Effendi yang juga anggota Komisi I DPR. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya