Berita

Aksi kubur diri buruh awak mobil tangki Pertamina/RMOL

Nusantara

Peserta Aksi Kubur Diri Di Kementerian BUMN Pingsan

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 | 16:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ratusan buruh awak mobil tangki Pertamina menggeruduk Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/12).

Mereka yang mengatasnamakan diri sebagai Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) berjalan kaki dari Depo Pertamina di Plumpang menuju kantor Menteri BUMN Rini Soemarno.

Sesampai di Kementerian BUMN, mereka menggelas aksi teatrikal kubur diri. Sejumlah papan berbentuk kuburan lengkap dengan nisan disiapkan dalam aksi tersebut.


Berdasarkan laporan yang dihimpun, ada satu demontran yang pingsan saat menjalankan aksi yang menjadi simbol keadilan di lingkungan buruh, khususnya di perusahaan BUMN Pertamina Patra Niaga telah mati.

Dalam aksi ini, SP AMT menguraikan bahwa upah lembur 1.095 buruh belum dibayarkan semenjak mereka bekerja. Padahal, ada ketetapan upah lembur dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Alih-alih dapat upah, mereka justru di-PHK sepihak melalui SMS.

Upaya-upaya yang sudah mereka lakukan di Kementerian BUMN selaku kementerian yang bertanggung jawab terhadap perusahaan BUMN ini pun belum membuahkan hasil, bahkan terkesan ada pembiaran dari pihak kementrian itu sendiri.

Ada empat tuntutan yang disuarakan dalam aksi ini. Pertama, menuntut agar upah lembur dibayarkan sesuai nota sudinaker dan Kementerian Ketenagakerjaan dan upah proses selama di-PHK. Kedua, mempekerjakan kembali 1.095 AMT yang di-PHK massal dan secara sepihak.

Ketiga, mengangkat mereka sebagai karyawan tetap di PT. Pertamina Patra Niaga dan PT. Elnusa Petrofin, sesuai dengan nota sudinaker yang sudah disahkan oleh pengadilan.

Terakhir, meminta agar hak pensiun bagi pekerja yang lanjut usia dibayar sesuai perundang undangan yang berlaku. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya