Berita

Dahnil Anzar/Net

Dunia

Soal Muslim Uighur, Indonesia Bisa Protes China

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 | 04:55 WIB | LAPORAN:

. Pemerintah Indonesia terkesan diam atas kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi pada kelompok Muslim Uighur di Xinjiang, China.

Demikian disampaikan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Azhar Simanjuntak, Selasa (19/12).

Dahnil menegaskan pemerintah harusnya menunjukkan sikap tegas bahwa Indonesia sangatlah keberatan dengan kekerasan yang dilakukan pemerintah China terhadap muslim Uighur.


Menurut Dahnil, langkah konkret pemerintah adalah dengan melayangkan nota protes atau teguran terhadap China.

"Pak Prabowo dan Sandi kalau ada kesempatan ketemu Pak Jokowi tentu ingin sampaikan itu. Yang jelas kami dukung Jokowi untuk sampaikan sikap terang dan tegas, minimal sampaikan ke Kedubes (China) di sini, lalu bisa konsolidasikan negara-negara Asia, Asean, yang tidak bisa hersikap tegas bersama-sama. Ini tragedi kemanusiaan," papar Dahnil.

Dahnil pun menduga nilai investasi yang besar dari China menjadi penghambat bagi pemerintah untuk bersikap tegas atas pelanggaran HAM di sana. Pasalnya, konstitusi mengamanatkan yakni pembukaan UUD 45 di mana "kemerdekaan adalah hak segala bangsa".

"Prabowo-Sandi berharap pemerintah jangan ragu, jangan takut gara-gara China punya investasi besar di Indonesia. Itu lain hal. Di sisi lain kemanusiaan di atas segalanya. Enggak ada yang bisa kalahkan nilai-nilai kemanusiaan," demikian Dahnil. [jto]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya