Berita

Natalius Pigai/RMOL

Politik

Natalius Pigai: Semua Pemimpin Di Negeri Ini Tidak Ada Yang Bersih

SELASA, 18 DESEMBER 2018 | 18:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Presiden RI pertama hingga ketujuh saat ini tidak ada yang bersih alias meninggalkan beberapa catatan hitam bagi perjalanan sejarah bangsa.

Hal itu disampaikan oleh aktivis HAM Natalius Pigai dalam diskusi bertajuk "Keamanan Pilpres 2019: Optimisme atau Kekuatiran" yang diselenggarakan oleh Seknas Prabowo-Sandi di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (18/12).

Selain Pigai, pembicara lain Dankormar Letjen Mar (Purn) Suharto, politisi Partai Demokrat Benny K. Harman, mantan Komisioner Komnas HAM HAM Natalius Pigai dan pengkaji geopolitik Global Future Institute Hendrajit.


"Semua pemimpin negara ini tidak ada yang bersih. Soekarno aja enggak bersih dalam hal-hal tertentu. Soeharto juga enggak bersih, BJ Habibie aja enggak bersih lepaskan Timor Leste. Saya enggak mau aja bilang ada korupsi nanti kalian marah sama saya," ujar Pigai.

Berlanjut ke zaman Gus Dur, Pigai juga menyebut tokoh NU itu juga tidak bersih. Selanjutnya Megawati Soekarnoputri, dengan tegas Pigai menyebut banyak sekali keburukannya.

"Megawati apalagi, Indosat dijual, terus BLBI. Pak SBY juga enggak bersih buktinya banyak kadernya yang terkena kasus korupsi," bebernya.

Terakhir di era Jokowi, sambung Pigai yang terlihat di matanya sudah ada 3 kasus yang menyeret nama Jokowi. Salah satunya masalah penegakan HAM dan demokrasi.

"Jokowi sudah ada tiga kasus yang menyeret nama Jokowi. KontraS saja sudah katakan Jokowi adalah mulut buaya. Kalau lembaga-lembaga kredibel seperti itu kepada Jokowi, mau apa dia?" tandas tokoh asal Papua ini. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya