Berita

Politik

Banyak Benturan Akibat Tidak Ada Konsepsi Ketahanan Nasional

SELASA, 18 DESEMBER 2018 | 15:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Geopolitik kerap diabaikan oleh pemimpin saat ini terkait ketahanan nasional menjelang penyelenggaraan Pemilu 2019.

Alhasil, benturan demi benturan tetap terjadi baik bernuansa suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) bahkan mengarah hingga separatis.

Direktur Global Future Institute Hendrajit menilai bahwa geopolitik mutlak harus menjadi karakter bagi seorang calon pemimpin nasional.


"Poinnya, kalau pemimpin baru lahir dasarnya adalah rekonstruksi nasional. Geopolitik harus dikembalikan menjadi ruhnya ketahanan nasional. Geopolitik itu adalah tasawufnya," jelasnya dalam diskusi bertajuk 'Keamanan Pilpres 2019: Optimisme atau Kekuatiran' di Seknas Prabowo-Sandi, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta, Selasa (18/12).

Menurutnya, fenomena yang terjadi di Indonesia saat ini karena belum adanya undang-undang sektor keamanan nasional. Juga belum terbentuknya dewan keamanan nasional.

"Ini gambaran kita tidak punya konsepsi ketahanan nasional. Keamanan nasional hakikatnya adalah ketahanan nasional," tegas Hendrajit. [wah]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya