Berita

Demo di Gedung Granadi/RMOL

Politik

Massa KPAN Dukung Jokowi Tindak Tegas Kroni Orde Baru

SENIN, 17 DESEMBER 2018 | 14:04 WIB | LAPORAN:

. Langkah pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam melakukan penandatanganan Mutual Legal Assitance dengan Pemerintah Swiss beberapa waktu lalu didukung penuh oleh Komite Penyelamat Asset Negara.

Koordinator Lapangan Komite Penyelamat Asset Negara (KPAN), Joshua Napitupulu mengatakan, langkah tegas Jokowi yang bertujuan melacak dan mengambil kembali hasil kejahatan korupsi, serta pencucian uang yang dilakukan oleh para penjahat kerahputih dan koruptor, tidak terkecuali kroni-kroni rezim orde baru (Orba).

"Kami mendukung langkah pemerintah Jokowi yang melakukan penandatanganan Mutual Legal Assitance dengan Pemerintah Swiss," tegasnya di sela-sela aksi unjuk rasa di depan Gedung Granadi, Jalan HR Rasuna Said, Senin (17/12).


Pasalnya menurut mereka, dari Rp 4,4 triliunan aset negara yang harus dikembalikan, Yayasan Super Semar milik keluarga Soeharto, yang baru mengembalikan hanya sekira Rp 242 miliar.

Adapun Gedung Granadi termasuk salah satu aset Yayasan Super Semar yang sudah harus disita oleh negara.

"Yayasan Super Semar dan yayasan-yayasan bentukan rezim Orba yang menampung hasil KKN para kroni mantan Presiden Soeharto untuk segera mengembalikan aset negara dan kekayaan hasil KKN kepada negara. Tindak hukum kepada para kroni mantan Presiden Soeharto yang menyembunyikan hasil korupsi," pungkas Joshua Napitupulu. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya