Berita

Demo di Gedung Granadi/RMOL

Politik

Ratusan Massa Komite Penyelamat Asset Negara Geruduk Gedung Granadi

SENIN, 17 DESEMBER 2018 | 12:36 WIB | LAPORAN:

. Ratusan massa yang tergabung dalam Komite Penyelamat Asset Negara tiba di Gedung Granadi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (17/12).

Mereka datang dari Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat dengan menggunakan empat bus dan satu buah mobil komando. Setidaknya ada dua bus berukuran besar dan dua bus berukuran sedang. Mereka tiba sekira pukul 12.10 WIB.

Kedatangan mereka adalah menuntut Kejaksaan Agung untuk segera melakukan eksekusi penyitaan atas aset-aset yang dimiliki oleh keluarga dari penguasa orde baru, Soeharto. Salah satunya yakni Gedung Granadi yang merupakan milik Yayasan Super Semar.


"Sita aset-aset Orba dan kroni-kroninya," begitu teriakan mereka dan tulisan yang terpampang di poster-poster yang mereka bawa.

Tidak hanya itu, mereka juga menuntut Kejaksaan Agung untuk melakukan hal yang sama terhadap semua harta akibat dugaan korupsi yang dilakukan oleh keluarga Soeharto dan juga kroni-kroninya.

"Semua warga negara harus taat hukum. Kejaksaan Agung sudah mengeluarkan putusan penyitaan," teriak salah satu orator dari atas mobil komando.

Selain massa Komite Penyelamat Asset Negara, ada pula puluhan massa berbeda yang tergabung dalam Pencinta HM Soeharto. Mereka nampak tengah berjaga di dalam gedung yang didominasi warna putih dan hijau itu.

Sementara sekitar satu peleton pasukan dari pihak Polda Metro Jaya berjaga-jaga di depan Gedung Granadi. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya