Berita

Tito Karnavian/RMOL

Politik

Kapolri Perintahkan Jajaran Humas Rangkul Media

SENIN, 17 DESEMBER 2018 | 09:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Media menjadi perhatian khusus Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Oleh sebabnya dia memerintahkan kepada seluruh jajarnya di bidang humas untuk merangkul media.

"Lakukan kerjasama baik formal maupun informal di media konvensional," kata Tito kepada seluruh peserta rapat bidang humas Polri dari seluruh Indonesia di gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/12).

Berbagai cara informal, untuk merangkul media seperti jamuan makan, forum diskusi atau kegiatan di luar markas. Tujuanya, kata Tito, tidak lebih agar media dapat membantu tugas kepolisian dalam rangka menciptakan stabilitas keamanan.


"Ngobrol, diskusi, makan sama-sama atau kegiatan outdoor dengan teman-teman media dilakukan, sehingga terbangun satu kesamaan pandangan jika berbicara kepentingan bangsa dan negara dan stabilitas keamanan. Ini hanya bisa diwujudkan melalui komunikasi," ujar Tito.

Tito menambahkan, saat ini, kategori media terbagi menjadi dua yaitu konvensional dan sosial. Dia menuturkan polisi humas perlu mengerti media konvesional akan mengejar eksklusivitas demi menaikan audience dan rating.

Namun seorang polisi humas perlu juga peka terhadap produk-produk berita media konvensional yang terindikasi menimbulkan keresahan atau bersifat provokatif.

"Perlu dilihat juga kalau berita yang dimunculkan oleh teman-teman media atas nama exclusive, profit dan rating tapi berakibat pada keresahan publik atau provokatif," jelas Tito.

Tito juga berharap polisi humas merangkul komunitas citizen journalism yang aktif di media sosial. Tito menerangkan jika media konvensional memiliki struktur kepemimpinan, maka media sosial lebih dinamis karena tak memiliki struktur tersebut.

"Rangkul citizen journalism. Dalam media konvensional dikenal ada reporter, koordinator liputan, pemred, pemilik media," jelas Tito. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya