Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Hasto: Tidak Ada Untungnya Bagi PDIP Rusak Atribut Demokrat

MINGGU, 16 DESEMBER 2018 | 04:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

PDI Perjuangan ikut mengutuk keraas perusakan baliho penyambutan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pekanbaru, Riau.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto juga membantah kadernya terlibat dalam perusakan tersebut. Menurutnya, kader PDIP tidak mungkin melakukan perusakan atribut partai lain. Sebab ada ancaman pemecatan jika kader terbukti melakukannya.

“Jadi kami pastikan tidak ada anggota kami yang punya perilaku seperti itu,” tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (15/12).


Hasto menyebut tidak keuntungan yang diraup PDIP dengan melakukan perusakan tersebut. Sebab, secara survei, tidak ada irisan pemilih antara Demokrat dan PDIP.

“Jika elektoral Demokrat turun, larinya ke Gerindra, bukan ke PDIP. Jadi tidak ada untungnya bagi kami merusak atribut partai lain. Apalagi Demokrat,” sambungnya.

Hasto juga menyebut bahwa PDIP di Riau tidak memiliki kekuatan sehebat daerah lain, semisal Jawa Tengah. Sementara saat SBY menggelar Tur Jawa, yang sebagian besar ada di Jateng, rombongannya secara aman melintas di daerah kandang banteng.

“Ketika bus kampanye Demokrat yang eksklusif, lux, dan mahal melintas di wilayah yang menjadi basis PDIP pun semua aman-aman saja. Apalagi di Riau. Jadi mari perangi bersama, para penyusup yang mencoba mengadu domba partai tersebut," tutupnya. [ian] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya