Berita

Farhan Hasan/Net

Politik

Tolak Poligami, PSI Gagal Bawa Pesan Toleransi

MINGGU, 16 DESEMBER 2018 | 03:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ide Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang ingin melarang poligami bagi pejabat negara dan aparatur sipil negara (ASN) dinilai sebagai sikap yang arogan dan sulit diterima masyarakat Indonesia yang majemuk.

Ketua Umum Syarikat Kebangkitan Pemuda Islam (SKPI) Farhan Hasan bahkan menilai gagasan yang diutarakan Ketua Umum PSI Grace Natalie itu jauh dari kata toleran. Padahal partai tersebut selama ini mengklaim memperjuangkan toleransi di tanah nusantara.

“Ketua partai yang selama ini sering mengkampanyekan Indonesia yang toleran, sepertinya gagal membawa pesan itu dalam tatanan praktik,” kata Farhan dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/12).


Menurut Farhan, Grace tidak mengerti syariat Islam, sehingga mengeluarkan ucapan atau gagasan yang seolah melecehkan firman Tuhan yang tertuang dalam Alquran.

“Poligami adalah bagian dari syariat Islam yang ditetapkan menurut Alquran, sunnah dan ijma' para ulama. Syariat poligami tersebut berlaku sepanjang zaman hingga hari akhir,” imbuhnya.

Dia menjelaskan meskipun dibolehkan, syariat Islam juga memberikan syarat yang tujuannya untuk melindungi hak-hak perempuan. Di antara syarat itu adalah berlaku adil. Sang suami harus memiliki kemampuan untuk berlaku adil di antara istri-istrinya.

"Keadilan yang dibebankan oleh Allah disesuaikan dengan kemampuan suami yaitu memperlakukan para isteri dengan baik dan tidak mengutamakan sebagian yang lain,” demikian Farhan. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya