Berita

Fritz Edward Siregar/Net

Politik

Pemilu Masih Lama, Temuan Dan Laporan Pelanggaran Kampanye Sudah Mendekati 200 Ribu

SABTU, 15 DESEMBER 2018 | 14:39 WIB | LAPORAN:

. Setidaknya sudah hampir 200 ribu temuan maupun laporan dugaan pelanggaran kampanye Pemilu serentak 2019 di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah mengantongi 192.129 laporan masyarakat dan temuan yang mereka temukan di lapangan terkait pelanggaran kampanye.

"Bawaslu telah menemukan dan menerima 192.129 laporan dan temuan," kata Fritz dalam diskusi bertajuk "Hitam Putih Kampanye Pilpres" di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (15/12).


Dari sekian banyak laporan dan temuan tersebut, pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah pada pemasangan alat peraga kampanye (APK).

"Ada 176.493 pemasangan alat peraga di tempat yang dilarang, ada 14.255 alat peraga kampanye yang mengandung materi dilarang, dan ada 1381 pemasangan APK di kendaran umum," urainya, sembari mengatakan bahwa jumlah tersebut belum termasuk dugaan pelanggaran kampanye di tempat ibadah, pendidikan dan iklan di media massa.

Terkait semua laporan dan temuan tersebut, Bawaslu akan memprosesnya sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

"Semua itu kami terima. Tapi yang namanya pelanggaran administrasi ya diberikan teguran. Kalau alat peraga ya dia diturunkan, kalau pelanggaran pidana ya kami lanjutkan di Sentra Gakkumdu," pungkas Fritz.

Indonesia akan menggelar Pemilu serentak perdana antara pemilihan presiden dengan pemilihan legilatif tahun depan. Pencoblosan atau pemungutan suara akan dilakukan pada 17 April 2019. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya