Berita

Agung Hendriadi/RMOL

BKP Kementan Tak Akan Menyerah Tekan Harga Telur

SABTU, 15 DESEMBER 2018 | 13:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Setelah memasok 8 ton telur guna mengantisipasi kenaikan harga telur jelang Natal dan Tahun Baru, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian bersama Forum Peternak Layer Nasional (FPLN) akan mendistrubusikan lagi dengan skala yang lebih besar jika gagal menekan harga.

Sebanyak 8 ton telur tersebut disebarkan ke tujuh pasar di Jabodetabek.

"Nah, dari total 8 ton, kita liat nanti 8 ton ini efektif enggak, kalau enggak ya kita gelontorkan lagi, kita tembak lagi. Inikan dari peternak Layer, belum peternak gedenya yang saya ajak. Kalau masih naik lagi saya gedein lagi, yang penting produsen tidak dirugikan," kata Ketua BKP Kementan Agung Hendriadi di Toko Tani Indonesia (TTI), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (15/12).


Menurut Agung, kenaikan harga telur yang tidak sesuai dengan Harga Acuan Pemerintah (HAP) biasanya dipengaruhi oleh faktor distribusi yang tidak terkontrol. Terlebih, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN).

"Ini masalah distribusi biasanya, jadi kalau jelang Natal ini suka ada yang ingin memperoleh keuntungan tapi ya janganlah dirugikan masyarakat. Harga acuan itu yau dah Rp 23 ribu ya Rp 23 ribu jangan dinaik-naikin lah," ujar Agung.

Lebih lanjut, Agung menegaskan bahwa upaya yang dilakukan BKP Kementan bersama FPLN ini untuk menekan harga di pasar agar mengikuti HAP.

"Nah untuk antisipasi, jadi kami diskusi juga sama peternak Layer Nasional, ini penting karena mereka ini penyuplai. Kita sama-sama antisipasi harga. Jadi mereka ini yang menyuplai kami yang distribukan," kata Agung.

"Kita membeli dengan harga produsen kemudian menjuak dengan harga acuan pemerintah, selesai," imbuhnya. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Telkom Cegah Kerusakan Terumbu Karang Lewat Program ‘Bisa Biru’

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05

Cak Imin dan Parpol Sahabat Ikut Merumput di Turnamen Minisoccer Harlah PKB

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38

Kebutuhan Dana B50 Capai Rp32,3 Triliun, BPDP Pastikan Kas Aman

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36

Baliho Ulang Tahun Jokowi Disoal, Pengamat Minta PPID Buka Dokumen Perizinan

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23

Kejagung Teken Tiga Sprindik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16

Zulhas Ungkap Dua Fungsi Utama Kopdes Merah Putih, Tegaskan Bukan Supermarket

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08

IHSG Sore Ini Menguat ke 6.041, Rupiah Ditutup Rp18.068 per Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00

Menpar Jamin Setiap Rupiah Anggaran Negara Dikelola Akuntabel

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51

Sentuhan Teknologi Digital Mudahkan Masyarakat Ikuti Gerakan Sedekah Subuh

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48

Curiga Ada Intervensi Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Kirim Surat Terbuka ke AHY

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47

Selengkapnya