Berita

Pameran Batik Koleksi Raja Chulalongkorn/KBRI Bangkok

Jaya Suprana

Pameran Batik Koleksi Raja Chulalongkorn

SABTU, 15 DESEMBER 2018 | 06:58 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

BATIK sebagai warisan kebudayaan dunia kebanggaan bangsa Indonesia telah kembali tercatat dengan tinta emas pada lembaran sejarah kebudayaan dunia dalam artefak berupa 307 lembar kain batik berbagai corak yang berasal dari abad ke XIX koleksi Somdetch Phra Paramindr Maha Chulalongkorn (1853-1910) dipamerkan di Museum Tekstil Ratu Sirikit, Istana Raja Thailand (Grand Palace), Bangkok.

Pameran diselenggarakan selama dua setengah tahun mulai akhir Oktober 2018 sampai dengan April 2021 bertema "A Royal Treasure: Javanese Batik from the Collection of King Chulalongkorn of Siam".

Pertama Di Dunia


Raja Chulalongkorn mengunjungi pulau Jawa pada tahun 1871, 1896 dan 1901. Sejak kunjungan yang pertama, Raja Chulalongkorn menampakkan ketertarikan yang besar terhadap seni batik, sehingga pada kunjungan kedua dan ketiga, Raja Chulalongkorn mulai mengoleksi kain batik dari berbagai sentra produksi batik di pulau Jawa.

Setelah Raja Chulalongkorn wafat pada 1910, koleksi batik tersebut disimpan di Grand Palace tanpa pernah diperlihatkan ke publik selama lebih dari 100 tahun. Pameran tersebut layak memperoleh anugrah MURI sebagai pameran pertama batik koleksi Raja Chulalongkorn di dunia.

Pembukaan

KBRI Bangkok memberitakan bahwa pada tanggal 29 Oktober 2018 pameran batik koleksi almarhum Raja Chulalongkorn dibuka secara resmi oleh Putri Mahachakri Sirindhorn dihadiri para petinggi kerajaan dan pejabat Thailand, Duta Besar RI unuk Kerajaan Thailand, Ahmad Rusdi beserta Ibu Anita Rusdi, para pakar seni dan kolektor tekstil tradisional Nusantara yang berasal dari Indonesia, Thailand, dan negara lain-lainnya.

Acara Grand Opening semakin terasa membawa suasana keluhuran kebudayaan Jawa serta hubungan erat antara Kerajaan Thailand dan Kerajaan Jawa dengan kehadiran Gusti Kanjeng Ratu Hemas dan Gusti Kanjeng Bandoro Raden Ayu Adipati Paku Alam dari Keraton Yogyakarta sebagai tamu kehormatan.

Pada acara tersebut ditampilkan pula permainan gamelan oleh guru dan siswa-siswi Sekolah Indonesia Bangkok serta staf KBRI, demonstrasi membatik oleh pembatik dari Kesultanan Yogyakarta, serta hidangan makanan dan minuman khas Indonesia: sate ayam, lemper, otak-otak, lapis legit dan wedang jahe yang disajikan oleh KBRI Bangkok.

Adiluhur

Ketertarikan dan minat yang tinggi terhadap Batik dan budaya Indonesia tampak pada Putri Sirindhorn yang  menikmati pergelaran musik Gamelan dan demo membatik serta serius memperhatikan satu per satu koleksi batik yang dipamerkan.

Dengan seksama, Putri Sirindhorn menerima penjelasan Duta Besar Ahmad Rusdi dan membuat catatan pribadi setiap elemen pameran dan pertunjukan budaya yang menarik minatnya.

Duta Besar Ahmad Rusdi menyatakan bahwa pameran koleksi Raja Chulalongkorn sangat strategis sebagai upaya meningkatkan pemahaman terhadap warisan kebudayaan adiluhur Nusantara serta promosi pariwisata Indonesia kepada masyarakat global karena Thailand merupakan negara dengan kunjungan wisatawan mancanegara tertinggi di ASEAN. [***]

Penulis adalah pembelajar keadiluhuran kebudayaan Nusantara.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya