Berita

Prabowo-Anies/Net

Politik

Sikap Ksatria Prabowo Minta Maaf ke Umat Islam Masih Ditunggu

JUMAT, 14 DESEMBER 2018 | 18:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sikap Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang tidak ksatria menyampaikan permintaan maaf kepada umat Islam sangat disayangkan.

Hal itu terkait Prabowo yang keseleo lidah alias salah mengucapkan gelar Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam (SAW). Prabowo menyebut "hulaihi".

"Kami menunggu sikap gentle dan ksatria Prabowo untuk meminta maaf kepada umat Islam. Bukan malah orang lain yang sibuk membelanya," kata Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) Willy Prakarsa, Jumat (14/12).


Lebih lanjut, Willy mempertanyakan alasan Ijtima Ulama GNPF yang memberikan rekomendasi nama ketua umum Partai Gerindra itu.

Padahal, kata dia, di dalam ijtima ulama ada beberapa kriteria capres pilihan di antaranya muslim taat dan rajin ibadah, seperti salat berjamaah di masjid dam puasa sunah.

"Ini pasti ada udang di balik batu, di balik skenario memaksakan Prabowo menjadi Capres. Jelas sekali kriteria yang sesuai rumusan para ulama calonnya harus memiliki kualitas keislaman mumpuni. Ada tidak kriteria itu di Prabowo?" ujar Willy.

Pihaknya tidak ingin Prabowo cuma terkesan memanfaatkan umat Islam untuk meraih impiannya menjadi presiden.

"Prabowo dipaksakan tampil Islami untuk meraih simpati umat muslim. Biasanya kalau dipaksakan ujung-ujungnya malah kepleset. Jangan mainin agama," pungkas Willy. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya