Berita

Ahmad Riza Patria/RMOL

Politik

Tidak Ada Amplop Kalau Prabowo Dan Sandi Turun Ke Masyarakat

JUMAT, 14 DESEMBER 2018 | 13:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi dalam menanggulangi kekurangan logistik kampanye mengedepankan kolektifitas. Hal itu terbukti dari setiap kunjungan yang dilakukan oleh Prabowo maupun Sandi, masyarakat selalu membludak.

Demikian disampaikan Jurubicara Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/12).

"Kalau dari BPN kami konsepnya dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat, dan kami sudah membuka rekening. Kami yakin insyaAllah akan ada partisipasi masyarakat," ujar Riza.


Sejauh ini, lanjut dia, ketika Prabowo atau Sandi turun ke masyarakat, tidak pernah terbesit inisiatif untuk memobilisasi para kader koalisi untuk menghadiri setiap kegiatan. Karena hal tersebut dinilai harus mengeluarkan biaya yang besar.

"Kalau kami kampanye, enggak perlu memobilisasi kader untuk hadir memenuhi undangan kalau ada Prabowo datang, Sandi datang. Kami tidak pernah memerintahkan kader. Dimana pun Prabowo-Sandi hadir selalu membludak, selalu penuh dan kami termasuk kewalahan," terangnya.

"Padahal kami tidak kasih apa-apa. Tidak kasih uang, tidak kasih amplop dan sebagainya," lanjut Riza, wakil ketua Komisi II DPR itu.

Lebih lanjut, Riza mengaku sangat berterimakasih dengan antusiasme para pendukung Prabowo-Sandi, termasuk para kader dari parpol pendukung koalisi.

"Begitu banyaknya antusias dan simpati masyarakat. Kami betul-betul berterimakasih dan bersyukur atas dukungan masyarakat. Dukungannya begitu besar, begitu tulus, kami berterimakasih," pungkasnya. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya