Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Caleg Petahana PDIP Bantah Amplop Yang Disebar Ke Warga Berisi Uang

JUMAT, 14 DESEMBER 2018 | 00:47 WIB | LAPORAN:

Caleg DPR petahana dari PDIP Darmadi Durianto membantah yang dibagi-bagikan timnya saat pertemuan dengan warga Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (12/12) malam adalah amplop berisi uang.

Video Darmadi pidato dilengkapi seorang perempuan paruh baya berkeliling membagikan sesuatu kepada ibu-ibu yang hadir di lokasi beredar di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun @mpuanon.

"Itu bukan uang, itu kupon untuk ambil konsumsi serta kalender," tegasnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/12).


Darmadi menekankan tak bermain politik uang. Sebab dia menemui konstituen tak hanya dalam rangka Pileg, tapi memang sudah menjadi agenda rutin, sejak awal ngantor di gedung Senayan.

Tak tanggung-tanggung, Bendahara Megawati Institute ini bahkan menantang semua pihak yang tidak percaya dengan bantahannya untuk turun langsung ke kawasan Cilincing, mengklarifikasi langsung kepada warga yang menerima amplop.

"Jika ada mengatakan itu amplop berisi uang itu keliru. Silakan klarifikasi ke warga yang hadir apakah saya memberikan amplop uang atau tidak," ujarnya sembari menduga orang yang merekam dan menyebarluaskan video tersebut hanya ingin merusak kredibilitas dia sebagai politisi dari partai penguasa.

Dalam video berdurasi 2 menit 10 detik tersebut, seorang warga yang mengaku sebagai pendukung pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno merekam kegiatan kampanye Darmadi.

Dalam video terdengar suara pria yang ogah mengikuti instruksi Darmadi saat disuruh mengangkat satu jari. Sang perekam video itu terus-menerus mengacungkan dua jari sembari menegaskan bahwa pilihannya tetap pada Prabowo-Sandi. Dia bahkan menyuruh temannya untuk mengacungkan dua jari seperti yang dilakukannya.

"Jan, ayo Jan. Fiks dua, nggak ada nomor satu, dua-dua, Prabowo," seru sang perekam.[lov]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya