Berita

Surya Paloh/Net

Politik

Nasdem Belum Bubar, Bukti Surya Paloh Lakukan Pembohongan Publik

KAMIS, 13 DESEMBER 2018 | 16:43 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tidak konsisten dengan janji yang pernah diucap. Dia sempat menyatakan akan membubarkan partai jika ada kader yang korupsi.

Nyatanya, sudah banyak kader Nasdem yang terlibat praktik haram tersebut, tapi partai masih belum dibubar.

Teranyar, kasus korupsi menimpa kader Nasdem, Irvan Rivano Muchtar. Bupati Cianjur itu menjadi tersangka korupsi setelah tertangkap dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK).


"Sudah banyak kader nasdem yang korupsi tapi Surya paloh belum membubarkan Partai Nasdem sesuai dengan janjinya," kata Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Syafti Hidayat saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (13/12).

Korupsi yang dilakukan Partai Nasdem sudah dimulai sejak mantan Ketua Umum Rio Capella yang baru satu tahun menjadi Anggota DPR tersangkut korupsi DAU Sumatera Utara. Tidak hanya itu, sebelum Irvan terkena OTT, Bupati Malang Rendra Kresna yang juga kader Nasdem lebih dulu jadi pesakitan KPK.

Atas alasan itu, Syafti menilai bahwa Surya Paloh sudah waktunya menepati janji. Jika janji tidak ditepati, maka sama saja bos Media Group itu telah melakukan pembohongan publik.

"Ya. Surya Paloh sudah melakukan pembohongan publik," demikian pria yang akrab disapa Uchok itu. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya