Berita

China/Net

Dunia

Satu Lagi WN Kanada Ditangkap Di China, Ketegangan Diplomatik Meningkat

KAMIS, 13 DESEMBER 2018 | 12:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengusaha Kanada Michael Spavor, yang bekerja dengan Korea Utara, dinyatakan hilang di China.

Dia menjadi warga negara Kanada kedua yang hilang di China pekan ini di tengah pertikaian diplomatik yang meningkat pasca penangkapan eksekutif top Huawei di Kanada.
Reuters (Kamis, 13/12) memuat kabar terbaru bahwa menurut media China, Spavor ditangkap karena dicurigai terlibat dalam kegiatan yang membahayakan keamanan negara China.

Sebelumnya, pada awal pekan ini, eks diplomat Michael Kovrig yang bekerja untuk International Crisis Group ditahan di China. Dia juga disebut sedang diselidiki karena dicurigai terlibat dalam kegiatan yang membahayakan keamanan China.

Sebelumnya, pada awal pekan ini, eks diplomat Michael Kovrig yang bekerja untuk International Crisis Group ditahan di China. Dia juga disebut sedang diselidiki karena dicurigai terlibat dalam kegiatan yang membahayakan keamanan China.

Penangkapan ini terjadi selang beberapa waktu setelah otoritas Kanada menahan kepala keuangan raksasa telekomunikasi China, Huawei, Meng Wanzhou, tepatnya pada 1 Desember lalu.

Penangkapan Meng dilakukan atas permintaan Washington atas tuduhan telah menyesatkan tentang transaksi yang terkait dengan Iran. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya