Berita

Jokowi-Ma'ruf/Net

Politik

Rakernas TRB Susun Strategi Pemenangan Jokowi-Ma'ruf

RABU, 12 DESEMBER 2018 | 22:44 WIB | LAPORAN:

Tim Relawan Bersatu (TRB) pasangan capres Joko Widodo-Ma'ruf Amin menggelar rapat kerja nasional guna menyusun strategi pemenangan di Pilpres 2019.

Ketua Pelaksana Rakernas TRB Ayep Zaki menjelaskan, rakernas kali ini merupakan tindak lanjut dari deklarasi bersama sejumlah relawan pada 22 November 2018 lalu di Jakarta.

"Rakernas ini membahas dan menentukan program kerja jangka pendek dan jangka menengah. Dalam mencapaikan visi bersama Tim Relawan Bersatu," kata Ayep Zaki dalam keterangannya, Rabu (12/12).


Dia menjelaskan, TRB memiliki kesamaan visi utama yaitu memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019. Untuk itu, diperlukan konsolidasi dan koordinasi guna menyelaraskan seluruh kerja nyata dari masing-masing organisasi.

"Dalam satu wadah Tim Relawan Bersatu diharapkan kekuatan besar ini dapat saling memperkuat dan menjadikan Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024," kata Ayep Zaki.

Ketua umum Komunitas Penggerak Ekonomi Rakyat Jokowi-Ma'ruf Amin (Koper Jomin) itu juga mengatakan, fokus kerja para relawan sejatinya di Jawa Barat. Kendati demikian, relawan telah memiliki cabang di 28 provinsi.

Sementara, soal target kemenangan Jokowi-Ma'ruf di Jabar, TRB akan mengikuti arahan tim kampanye nasional (TKN).

"Kita ikut TKN saja. Kalau TKN menyebut 60 persen maka kita akan fokus di 60 persen," ujar Ayep Zaki.

Adapun, organisasi relawan dalam rakernas TRB yang digelar di Hotel Lingga, Jawa Barat antara lain Koper Jomin, Kursus Bersama Jokowi-Ma'ruf Amin (Kuber Joma), Relawan Yakhin (Yes KH Ma'ruf Amin), dan Barisan Relawan Cinta NKRI, NKRI Pancasila, Ekonomi Pondok Pesantren Mandiri Jokowi Ma'ruf Amin (Ekopontren Mandiri JM). [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya