Berita

Politik

Rencana BPN Pindah Posko Ke Jateng Jangan Dianggap Remeh

RABU, 12 DESEMBER 2018 | 20:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Rencana Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memindah posko ke Jawa Tengah merupakan langkah politik untuk menggenjot suara di lumbung Jokowi. Sebab selama ini, Jawa Tengah merupakan basis PDIP Perjuangan.

“Rencana pindahnya Posko Prabowo-Sandi ke Jawa Tengah tentu tak bisa dipandang remeh, sebab dengan pindahnya posko berarti serangan darat di daerah tersebut akan makin masif, dan potensi membobol lumbung suara Jokowi,” ujar analis politik Indostrategi Arif Nurul Imam dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/12).

Menurut Arif, pada Pilpres 2014 kemarin Jokowi Menang telak dengan selisih suara sekitar 6 juta. Karena itu, langkah tim Prabowo ini bisa dimengerti sebagai upaya merebut suara di kantong Jokowi.


“Salah satu cara menggenjot elektabilitas memang di antaranya harus sering bertatap muka dengan masyarakat, sehingga pindahnya posko ini juga potensi berdampak terhadap perolehan suara,” katanya.

Pilkada 2017 bisa menjadi referensi bahwa selisih perolehan suara kandidat yang didukung Jokowi juga hanya selisih 3 juta suara.

Artinya, jika ini bisa dikelola dengan memanfaatkan jejaring politik dalam Pilkada 2017, maka tidak mustahil Prabowo akan melonjak dukungan.

“Timses Jokowi saya kira tak bisa meremehkan terobosan politik ini. Jangan merasa Jateng sudah basis sehingga tidak memberikan respon terhadap strategi Prabowo tersebut,” pungkasnya. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya