Berita

Pedro Muller dan Hector Sibilla/Net

Dunia

Terlibat Dirty War Di Argentina, Dua Mantan Eksekuitif Ford Dibui

RABU, 12 DESEMBER 2018 | 19:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua mantan eksekutif Ford di Argentina dijatuhi hukuman penjara karena dinilai berkolaborasi dengan rezim militer brutal negara itu pada tahun 1976-1983. Pada masa itu, Argentina mengalami apa yang disebuut dengan "Dirty War".

Dikabarkan BBC, kedua bekas eksekutif itu adalah manajer pabrik Pedro Muller yang dijatuhi hukuman 10 tahun dan mantan kepala keamanan Hector Sibilla yang dijatuhi hukuman 12 tahun.

Mereka dinyatakan bersalah memberikan informasi tentang pemimpin serikat kiri yang kemudian diculik dan disiksa oleh rezim yang berkuasa. Hukuman penjara dijatuhkan oleh pengadilan di dekat ibu kota Buenos Aires pada hari Selasa (11/12).


Ini adalah pertama kalinya staf perusahaan multinasional telah dihukum karena kejahatan yang dilakukan selama masa kediktatoran.

Pengadilan menyatakan bahwa kedua orang itu adalah peserta yang diperlukan dalam perampasan kemerdekaan yang ilegal serta diperparah oleh penggunaan kekerasan dan ancaman dengan tujuan penganiayaan politik.

Diketahui bahwa pada periode Dirty War, setidaknya ada 30 ribu orang yang dibunuh oleh militer. Pembunuhan dilakukan terhadap mereka yang dianggap pembangkang oleh militer. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya