Berita

Diskusi "Konten Kampanye Pilpres di Media Sosial"/RMOL

Politik

Konten Kampanye Pilpres Masih Berkutat Pada Saling Serang

RABU, 12 DESEMBER 2018 | 12:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Komisi Pemiliham Umum (KPU) menggelar diskusi publik bersama sejumlah lembaga yang konsen pada kampanye di media sosial.

Diskusi bertajuk "Konten Kampanye Pilpres di Media Sosial" digelar di Media Centre KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/12).

Kepala Biro Teknis dan Masyarakat (Tekmas) KPU Nur Syarifah menyatakan bahwa pihaknya memiliki sejumlah catatatan untuk kedua kandidat capres dan cawapres yang bertarung di Pilpres 2019.


"Sejak September, KPU mencatat ada banyak isu-isu yang belum tersentuh oleh kedua paslon," kata dia di sela-sela diskusi.

Dijelaskan Nur Syarifah, yakni isu gender, isu pendidikan dan isu pelayanan publik.

"Nah itu tidak ada sama sekali dalam catatan saya," tegasnya.

Lebih lanjut, Nur Syarifah menilai konten kampanye kedua kandidat belum dapat dikatakan kampanye karena hanya berupa reaksi saling serang antar kandidat.

"Isu dan konten medsos hanya berupa reaksi saja tidak mendidik, jadi belum memenuhi unsur kampanye," tutupnya.

Hadir sejumlah narasumber lain, peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Fadli Ramadhanil, Ketua Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Mike Verawati dan Program Manager SatuDunia Anwari Natari. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya