Berita

Dunia

Brazil Akan Keluar Dari Pakta PBB Soal Migrasi

SELASA, 11 DESEMBER 2018 | 20:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Brazil akan menarik diri dari pakta PBB terkait penanganan migrasi, atau nama resminya adalah Global Compact for Migration.

Hal itu dipastikan oleh Menteri Luar Negeri Brazil lyang akan segera menjabat, Ernesto Araújo. Dia akan resmi duduk di kursi nomor satu kementerian luar negeri Brazil pada 1 Januari 2019 mendatang.

Dia memastikan bahwa Brazil akan bergabung dengan Amerika Serikat untuk menolak pakta tersebut.


Araujo menilai, perjanjian internaional tersebut adalah instrumen yang tidak tepat untuk menangani masalah migrasi yang saat ini terjadi. Negara-negara harus menetapkan kebijakan mereka sendiri.

"Pemerintah (yang akan datang di bawah Presiden Jair) Bolsonaro akan keluar dari Global Compact for Migration. Sebuah instrumen yang tidak pantas untuk menangani masalah ini,” tulis Araújo di akun Twitternya awal pekan ini.

"Imigrasi tidak boleh diperlakukan sebagai masalah global, melainkan sesuai dengan realitas masing-masing negara,' sambungnya seperti dimuat Reuters.

Diketahui bahwa pakta PBB soal migrasi merupakan perjanjian tidak mengikat yang ditandatangani oleh 193 negara anggota PBB kecuali Amerika Serikat Juli lalu.

Kesepakatan itu membahas isu-isu seperti bagaimana melindungi migran, mengintegrasikan mereka dan mengirim mereka pulang. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya