Berita

Masinton Pasaribu/Net

Politik

PDIP Yakin Rencana KSP Bukan Untuk Amputasi KPK

SELASA, 11 DESEMBER 2018 | 16:17 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

 Rencana Kantor Staf Kepresidenan (KSP)membentuk Sekretariat Nasional Pencegahan Korupsi untuk mencegah praktik rasuah yang telah mengakar di Indonesia.

Namun demikian, rencana itu bukan dimaksudkan untuk mengambil alih atau mengamputasi peran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Ini untuk memberantas korupsi di Indonesia, bukan untuk mengambil alih peran KPK,” kata Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/12).


Politisi PDIP itu melihat pemerintah telah memiliki komitmen dalam upaya pencegahan korupsi.

“Ini upaya dari pencegahan korupsi dari aspek pemerintah, jadi jangan disalahartikan,” tegasnya.

Komitmen pemerintah itu tertuang melalui Peraturan Presiden (Perpres) 54/2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi. Masinton menyadari dalam mencegah korupsi harus melibatkan banyak pihak tidak bisa hanya KPK.

“KPK itu tidak bisa berdiri sendiri melalukan pencegahan korupsi, harus melibatkan banyak pihak termasuk pemerintah,” pungkasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya